id ID nl NL en EN

Situs Banakeling

Situs Bonokeling terletak di Grumbul Pekuncen, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, kurang lebih 2 km arah selatan pada jalur jalan raya antara Margasana dan Jatilawang. Kalau dari Kota Purwokerto kurang lebih 20 km. Komplek Situs Bonkeling terdiri dari sebuah makam tua yang diperkirakan makam Bonokeling seorang penyebar Islam awal di Banyumas khususnya di wilayah Jatilawang dan sekitarnya, serta bangunan-bangunan yang bernuansa tradisional yang didiami oleh sebagian komunitas pendukung adat tradisi yang terkait dengan situs tersebut. 

Situs Batur Ronggeng

Situs Batur Ronggeng terletak di Dusun Windusari, Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng di tengah areal Perhutani (hutan pinus). Dinamakan Situs Batur Ronggeng menurut cerita masyarakat setempat situs tersebut sekelilingnya terdiri dari tatanan batu yang menyerupai bentuk pondasi (batur dalam bahasa Jawa) dan sering digunakan sebagai tempat / sarana oleh para penari ronggeng agar mendapatkan penglarisan.

Situs Watu Lumpang

Situs Watu Lumpang / Kentheng Kemawi terletak di Dusun Wanasari, Desa Kemawi, Kecamatan Somagede di perbukitan areal hutan Perhutani. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan sebutan watu janji karena di lokasi tersebut sering digunkan sebagai tempat ritual untuk menguji janji / keinginan seseorang dengan cara mengangkat batu lumpang tersebut, dan apabila berhasil mengangkatnya, maka janji / nasib seseorang tersebut akan terkabul (bagi yang meyakini).

Situs Batur Bedil

Situs Batur Bedil terletak di dusun Peninis, desa Windujaya, Kec. Kedungbanteng di tengah tengah areal hutan perhutani. Dinamakan situs batur bedil menurut ceritera masyarakat setempat pada masa revolusi fisik antara tahun 1945 1949 di lokasi situs tersebut pada malam hari sering terdengar suara yang menyerupai suara senapan (bedil). 

Situs Watu Gathel

Situs Watu Gathel terletak di Desa Karangmangu Kec. Baturraden di sebelah timur jalan raya Baturraden di tengah tengah areal pemukiman penduduk. Dinamakan watu gathel karena menurut kepercayaan masyarakat setempat bentuknya menyerupai alat kelamin laki laki. Orang yang datang ke tempat tersebut selain ingin menyaksikan keunikan peninggalan prasejarah tersebut, juga meyakini dapat memperoleh penglarisan dalam dunia perdagangan.

Situs Lembu Ayu

Situs Lembu Ayu terletak di Dusun Lembu Ayu, Desa Susukan, Kecamatan Sumbang, kurang lebih 10 kilometer ke arah barat daya dari kota Purwokerto. Di komplek situs tersebut terdapat sebuah yoni besar, lingga, nandi( sudah hilang ) dan beberapa fragmen batu candi, serta sebuah makam kuno yang oleh masyarakat disebut sebagai makam Pandung Aguna dan bebatuan yang menampakkkan ciri peninggalan Hindu/ Budha.

Situs Batur Agung

Situs Batur Agung terletak di Dusun Pondok Lakah, Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng di tengah-tengah kebun sebelah selatan lapangan Dusun Pondok Lakah. Dinamakan situs Batur Agung menurut cerita masyarakat setempat situs tersebut pada zaman dahulu digunakan sebagai pertapaan agung Raden Kamandaka dari Kerajaan Pajajaran.

Situs Candi Sapto Argo

Situs Candi Sapto Argo terletak di Desa Karangmangu, Kec. Baturraden di dalam areal lokawisata Batururraden tepatnya di sebelah utara kantor lokawisata Baturraden. Situs tersebut merupakan punden berundak dengan tiga teras yang merupakan tempat pemujaan arwah nenek moyang pada zaman prasejarah, beroirentasi ke arah utara dan selatan ke arah gunung Slamet yang diyakini sebagai tempat bersemayamnya para arwah nenek moyang.

Situs Panembahan

Situs Panembahan terletak di Dusun Semaya, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas dan berada di tengah ladang milik penduduk. Dinamakan situs panembahan, menurut ceritera masyarakat setempat situs tersebut sering digunakan sebagai tempat / sarana permohonan (nyembah dalam bahasa Jawa) kepada yang maha kuasa untuk berbagai keperluan.

Situs Watu Guling

Situs Watu Guling terdapat di Desa Datar, Kec. Sumbang di sebelah selatan pemakaman umum Desa Datar. Dinamakan situs Watu Guling, menurut cerita masyarakat setempat batu tersebut berasal dari pegunungan daerah selatan yang ditendang oleh Bima dan jatuh berguling guling dan berhenti di daerah yang datar yang kemudian dinamakan Desa Datar.

HUBUNGI KAMI

  • Kontak +62 856 2542 374
    Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
  • Media Sosial

SELAYANG PANDANG

MyPurwokerto.com membantu memudahkan Anda dalam memperoleh berbagai informasi seputar Wisata, Budaya, Daya Tarik dan hal lainnya di Purwokerto, kabupaten Banyumas serta sekitarnya.