MONUMEN JENDRAL SOEDIRMAN

MONUMEN JENDRAL SOEDIRMAN

Monumen Panglima Besar Jenderal Soedirman terletak ditepi Sungai Logawa dan kecamatan Karanglewas dan merupakan pintu masuk ke kota Purwokerto yang berjarak + 4 km dari pusat pemerintahan kabupaten Banyumas. Monumen ini dibangung untuk mengenang dan menghargai perjuangan Jenderal Soedirman yang umumnya berasal dari wilayah di eks-karesidenan Banyumas.

Monumen ini terdiri dari dua lantai. Pada lantai bawah berisi foto-foto perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dalam merebut Yogyakarta kembali sebagai ibukota Indonesia (pada saat itu) dari kolonial Belanda. Pada lantai dua berisi relief sejarah bangsa Indonesia dalam Perang Kemerdekaan 1945 dan Patung Jenderal Soedirman duduk diatas punggung kuda yang terbuat dari perunggu seberat 5,5 ton dengan tinggi 4,5 meter.

Adapun jasa-jasa Jenderal Soedirman bersama prajuritnya selama perjuangan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan yang terkenal diantaranya berhasil melucuti senjata Jepang dalam jumlah sangat besar di Banyumas tanpa pertumpahan darah, berhasil mengoordinir penyerangan terhadap Sekutu sehingga musuh meninggalkan Ambarawa dan memimpin perang gerilya dengan satu paru-paru dari atas tandu sampai perang kemerdekaan selesai.

Sebagai penghargaan atas jasa-jasa beliau dalam perjuangan dan pengorbanannya terhadap bangsa dan negara, Pemerintah Republik Indonesia menganugerahkan tanda jasa/kehormatan negara seperti Bintang Republik Indonesia Adipurna, Bintang Republik Indonesia Adiprana, Bintang Mahaputra Adipurna, Bintang Sakti serta lainnya.

Saat ini Monumen Jenderal Soedirman difungsikan sebagai sarana eduwisata baik bagi pelajar ataupun masyarakat umum terkait sejarah perjuangan masyarakat di wilayah Banyumas dan sekitarnya.